Vaksin? Apakah perlu kita divaksin?
Vaksin? Apasih itu vaksin? Kemarin ada yang setelah divaksin malah positif,buat apa?
Mungkin sudah tidak jarang kita mendengar beberapa contoh pertanyaan seperti di atas. Nah, kalau menurut teman-teman bagaimanasih menanggapinya jika ada yang bertanya seperti itu?
Dalam kesempatan ini saya sebagai penulis ingin memberikan sedikit pandangan saya mengenai beberapa pertanyaan tersebut, semoga apa yang akan saya sampaikan disini dapat bermanfaat untuk para pembaca dan dapat menambah wawasan juga.
Covid 19 mulai mewabah di dunia sejak akhir 2019 dan mulai terdeteksi di Indonesia sejak awal 2020 yang mana untuk pertamakalinya diketahui adalah warga Depok. Pada saat permulaan Pemerintah dapat menanganinya dengan baik, namun karena keterlambatan dalam mengantisipasi penyebarannya kini Covid-19 menjadi mewabah di Indonesia bahkan berdasarkan data yang saya peroleh melalui https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/15/capai-417-juta-kasus-covid-19-indonesia-tertinggi-keempat-di-asia yang saya akses pada tanggal 21 September 2021 pukul 11:30, menyatakan bahwa Indonesia sempat menyentuh peringkat 4 se-Asia tentang kasus Covid terbanyak di Asia dengan total kasus 4.174.216 kasus.
Namun bukan berarti Pemerintah juga tidak berusaha melakukan yang terbaik. Pemerintah sudah berusaha melakukan yang terbaik dalam menangani wabah Covid-19 ini, baik melalui peraturan yang mereka keluarkan dan juga kebijakan-kebijakan lainnya. Tentu harus ada ketersinambungan dan keterkaitan dengan kita sebagai rakyat yang menjalni peraturan dari Pemerintah tersebut. Karena mau sebaik dan sebagus apapun peraturan dan kebijakan jika tidak dilaksanakan dengan baik maka hasil terbaikpun tidak bisa dicapai. Oleh karena itu kita sebagai rakyat harus bisa bekerja sama dengan Pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 ini, salah satunya adalah dengan ikut serta dalam kegiatan vaksinasi Covid-19.
Saya sebagai penyintas Covid-19 yang sudah mengalaminya dua kali merasa bahwa vaksinasi sangat diperlukan untuk membentuk imunitas tubuh terhadap virus Covid-19 ini. Sebenarnya apa sih vaksin itu? Jangan sampai kita ikut vaksin atau menolak vaksin tapi kita sendiri tidak tau apa sebenarnya vaksin itu.
Jadi, vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau bagiannya atau zat yang dihasilkannya yang telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, yang apabila diberikan kepada seseorang akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu. Lantas, apakah vaksin itu sama dengan obat? Jawabannya adalah tidak. Vaksin berbeda dengan obat, dimana vaksin ini berfungsi untuk mendorong pembentukan kekebalan spesifik tubuh agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat.
"Lho kemarin ada yang setelah divaksin tapi setelah itu dia malah positif Covid, sia-sia dong ikut vaksin juga? toh tetap bisa positif Covid kok". Vaksin itu berfungsi sebagai pendorong dalam pembentukan kekebalan tubuh dalam menangani virus ketika masuk ke dalam tubuh dan juga meminimalisir efek dari virus tersebut supaya tidak menyebabkan efek fatal kepada tubuh dan bukan mencegah supaya virus tidak bisa masuk ke dalam tubuh.
Ketika vaksinasi dilakukan, tubuh akan melakukan penyesuaian terhadap vaksin yang masuk ke dalam tubuh. Dengan masuknya sebuah benda(vaksin) dari luar tersebut menyebabkan tubuh perlu menyesuaikan diri dan dapat menyebabkan penurunan imunitas tubuh ketika dalam proses penyesuaian. Namun, ketika telah dilakukan penyesuain terhadap tubuh dan vaksin tersebut maka kekebalan tubuh mengenai virus terkait menjadi meningkat hingga dapat mengurangi risiko fatal yang dapat disebabkan dari adanya virus.
Nah, dari sedikit pemaparan penjelasan diatas semoga dapat menambah wawasan teman-teman semua yaa, dan semoga teman-teman juga menjadi tertarik untuk ikut serta program Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan wabah Covid-19 ini.
Terimakasih kepada para pembaca yang sudah berkunjung membaca hingga akhir.
Semoga kita semua serta orang-orang tercinta kita senantiasa selalu diberikan kesehatan dan perlindungan oleh Yang Maha Kuasa. Sampai berjumpa ditulisan berikutnya....👋
Referensi :
https://covid19.go.id/tanya-jawab
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/09/15/capai-417-juta-kasus-covid-19-indonesia-tertinggi-keempat-di-asia
Informatif sekalii
BalasHapusSangat bagus penyampaiannya, keep in going��
BalasHapus